Lompat ke konten utama

Format dan Tampilan Laporan Excel

Pelajaran 2 dari 14

Format angka dan tanggal · Pelajaran 2

Format Rupiah dan tempat desimal

Tujuan: Pengguna dapat memberi format "Rp"#,##0 pada kolom uang dan mengatur jumlah tempat desimal.

±14 menitDiperiksa 2026-09-21

Laporan keuangan di Indonesia menampilkan uang dengan awalan Rp tanpa desimal, karena sen tidak dipakai. Pola formatnya "Rp"#,##0: teks dalam tanda kutip ditampilkan apa adanya di depan angka, lalu #,##0 memberi pemisah ribuan. Pola ini dipakai untuk kolom harga, total, gaji, dan saldo. Untuk angka yang memang punya pecahan, misalnya kurs 15.432,75 atau berat 2,50 kg, tambahkan tempat desimal dengan pola #,##0.00: dua angka nol setelah titik berarti dua digit desimal selalu tampil.

Langkah di lembar latihan

  1. Blok sel uang, klik menu "Format angka" di toolbar, lalu pilih "Pembulatan mata uang": hasilnya "Rp"#,##0 karena bahasa lembar diatur Indonesia. Pilihan "Mata Uang" memberi dua desimal, jadi bukan itu.
  2. Cara lain untuk pola apa pun: pilih "Format" di dasar menu, tab "Format Kustom", ketik polanya, lalu "Konfirmasi".
  3. Tombol "Tambah tempat desimal" dan "Kurangi tempat desimal" di toolbar menggeser jumlah desimal tanpa membuka dialog.
"Rp"#,##0        → Rp4,500,000
#,##0.00         → 15,432.75
"Rp"#,##0.00     → Rp4,500,000.00

Contoh: daftar gaji berisi 5500000 dan 4200000. Dengan "Rp"#,##0 tampilannya Rp5,500,000 dan Rp4,200,000, dan =SUM tetap 9700000. Kolom kurs 15432.751 dengan #,##0.00 tampil 15,432.75, tetapi rumus yang memakainya tetap menghitung 15432.751 karena format tidak membulatkan nilai; kalau butuh pembulatan sungguhan, pakai ROUND.

Kesalahan umum: mengetik Rp langsung di sel ("Rp 4500000"). Itu teks, sehingga SUM menghasilkan 0 dan perkalian menghasilkan #VALUE!. Kesalahan lain: lupa tanda kutip pada Rp di format kustom, sehingga Excel menolak polanya atau menampilkannya salah.

Selesaikan latihannya dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Sumber