Excel tidak menjelaskan penyebab kesalahan; ia hanya menampilkan kode. Empat kode yang paling sering muncul pada rumus bersyarat, beserta penyebab yang lazim di data kantor:
| Kode | Penyebab pada rumus bersyarat | Perbaikan |
|---|---|---|
| #VALUE! | Teks dipakai dalam hitungan ("Rp 5.000"+1) atau rentang SUMIFS/COUNTIFS tidak sama panjang | Ubah teks jadi angka dengan VALUE; samakan rentang |
| #N/A | IFS atau SWITCH tanpa hasil bawaan dan tidak ada syarat yang cocok | Tambah pasangan TRUE,"…" atau argumen bawaan |
| #NAME? | Nama fungsi salah ketik (COUNTIFF) atau fungsi belum ada di versi Excel (IFS di Excel 2016) | Perbaiki ejaan; pakai IF bertingkat di versi lama |
| #DIV/0! | AVERAGEIF/AVERAGEIFS tidak menemukan baris yang cocok | Periksa ejaan kriteria dengan COUNTIF; bungkus dengan IFERROR bila 0 memang diinginkan |
Ada juga kesalahan yang tidak memunculkan kode: kriteria tanpa tanda kutip (=COUNTIF(B2:B9,>=22)) ditolak Excel sebelum dihitung, dan teks "22" hasil impor tidak pernah cocok dengan angka 22 sehingga COUNTIF menghasilkan 0. Contoh perbaikan untuk rentang yang tidak sama panjang:
Salah: =SUMIFS(E2:E9,B2:B8,"Gudang") → #VALUE!
Benar: =SUMIFS(E2:E9,B2:B9,"Gudang")