Kode di kantor sering tersusun dari beberapa bagian dengan posisi tetap: nomor surat jalan, kode barang, nomor faktur. LEFT(teks, n) mengambil n karakter dari kiri, RIGHT(teks, n) dari kanan, dan MID(teks, mulai, n) mengambil n karakter mulai dari posisi tertentu. LEN(teks) menghitung jumlah karakter, termasuk spasi dan tanda hubung.
Contoh: nomor surat jalan SJ-2026-0917 di A2. Kode jenis ada di dua karakter pertama, tahun di posisi 4 sampai 7, nomor urut di empat karakter terakhir.
=LEFT(A2,2) → SJ
=MID(A2,4,4) → 2026
=RIGHT(A2,4) → 0917
=LEN(A2) → 12Hasil ketiga fungsi pemotong selalu teks, walaupun isinya angka. Karena itu nol di depan (0917) tetap ada, tetapi hasilnya tidak ikut dijumlahkan oleh SUM. LEN berguna untuk memeriksa apakah semua kode punya panjang yang sama sebelum dipotong.